.
Prestasi yang diraihnya bukan kaleng – kaleng. Diusia kini 13 tahun, berbagai kejuaraan berkuda tampil 15 kali naik podium. Griselda Karrim, si anak kelima dari enam bersaudara.
Jakarta – Tekadnya sebagai atlet berkuda begitu besar. Meski memakai kuda dari kepercayaan seseorang, sebagai langkahnya berlatih dalam kepapasan ekonomi.
Tak ada rotan akarpun jadi. Begitulah yang dilakukan Griselda Karrim akrab disapa Grisel. Meski tidak memiliki tunggangan sendiri, tidak membuatnya patah semangat menjadi atlet berkuda.
Beruntung kebaikan seseorang, memberi kepercayaan padanya. Bahkan sampai saat ini, tetap kudanya itu, masih menemani hari-harinya latihan berkuda.

Dengan kuda yang telah mengantarkannya sebagai pemenang di berbagai kejuaraan, Grisel seperti telah menyatu dengan tunggangannya itu. Seperti terlihat irama ‘kebersamaan’ saat Grisel berada diatas punggung kuda.
Pelana kuda dipegangnya dengan lembut. Saat kaki kuda mulai bergerak, Grisel tampak santai mengendalikannya.
Lompatan balok rintangan mampu dilakukan Grisel dengan mudah. Suara riuh dan tepuk tangan, menggema setiap kali kuda melompat di berbagai balok rintangan.

Bagi Grisel, menjuarai berkuda dan juga menembak, sebagai bagian dari hobinya. Meski demikian, prestasi di sekolah turut mewarnai kegembiraan tersendiri untuknya.
Tak ayal bukan saja membanggakan guru, juga orangtua dan keluarga besarnya. Termasuk tempatnya berlatih acting di Benny Entertainment.